Skip to main content

Ingin Tampil Sporty, Inilah 3 Ide Modifikasi Mobil Sigra


Bila tak puas dengan tampilan mobil bawaan pabrik, modifikasi adalah hal yang akan membuatnya menjadi berbeda. Apalagi bila Anda memiliki mobil di segmen LCGC yang satu ini, Daihatsu Sigra. Sejak dirilisnya mobil keluarga ini telah banyak peminatnya, meski banyak pula yang berpendapat tampilannya masih kurang ‘greget’. Karena itulah, modifikasi mobil Sigra menjadi alternatif yang dipilih bila ingin membuatnya tampil beda. 

Ada beberapa bagian yang patut dipertimbangkan saat melakukan modifikasi mobil Sigra agar tampil keren dan bergaya sporty. Setidaknya berikut 3 ide modifikasi yang bisa Anda praktekkan.

1. Body Kit

Modifikasi pertama yang dapat Anda lakukan adalah dengan memasang body kit. Anda bisa mengkombinasikan dengan body kit Calya yang merupakan produk lokal. Untuk itu dana yang dibutuhkan sekitar 2,7 jutaan.  

2. Logo

Modifikasi mobil Sigra bisa dengan mengganti logo. Walaupun penggantian logo tentu tak mengubah kondisi mobil menjadi seperti logonya. Tujuannya hanya menjadikan tampilannya lebih berkelas saja, sebab banyak yang berpendapat bahwa logo garuda Daihatsu Sigra itu kurang bagus.  

3. Memasang Sarung Jok Kulit

Sarung jok kulit akan menambah kemewahan di interior. Modifikasi mobil Sigra pada bagian jok mobil bisa dilakukan dengan memasangkan sarung jok berbahan kulit. Selain dapat mencegah jok mobil terkena kotoran yang beresiko sulit dibersihkan, sebab mengingat bahan jok fabric bawaan Sigra mudah kotor. Selain alasan kebersihan, jok kulit juga akan membuat interior tampil lebih mewah. Untuk modifikasi jok mobil dengan memasang sarung kulit ini, Anda perlu menyiapkan dana di kisaran 2  hingga  4 jutaan rupiah.

Baca juga : Hindari Hal Ini Saat Modifikasi Mobil Sigra pada Bagian Ban

Demikianlah informasi tentang modifikasi Daihatsu Sigra yang menarik untuk disimak. Tentunya masih banyak jenis modifikasi lain yang dapat Anda lakukan.  Semoga bisa menginspirasi.


Comments

Popular posts from this blog

Upaya Mengurangi Pelanggaran Lalu Lintas

Hingga kini, pelanggaran lalu lintas masih saja menjadi masalah besar di Indonesia, khususnya di kota-kota besar. Pelanggaran, seperti menerobos lampu lalu lintas, melawan arah jalan, tidak menggunakan perlengkapan keselamatan saat berkendara, hingga tidak membawa kelengkapan surat berkendara adalah beberapa diantara sekian banyaknya jenis pelanggaran yang masih saja terjadi. Bahkan, masih ada juga yang melakukan pelanggaran norma sosial, seperti tabrak lari yang dilakukan tanpa tanggung jawab. Alhasil, angka kecelakaan lalu lintas masih tinggi di Indonesia. Padahal, segala upaya telah dibuat pihak berwenang untuk mencapai kestabilan, keamanan, dan keselamatan bagi setiap warganya. Berikut beberapa upaya yang telah dilakukan untuk mengatasi pelanggaran terhadap lalu lintas. Upaya Pihak Berwenang Mengatasi Pelanggaran Lalu Lintas Berbagai upaya untuk mengurangi pelanggaran lalu lintas telah dilakukan oleh pihak berwenang untuk membuat pelanggar jenuh. Salah satunya dengan penilangan, ...

Lampu Sorot dan Fungsinya

Lampu kendaraan adalah lampu yang sinarnya hanya menyorot pada satu arah. Lampu semacam ini disebut lampu sorot dan jenisnya ada bermacam-macam dengan fungsi serta tujuan pembuatan yang berbeda pula. Oleh karena itu, penggunaan lampu kendaraan harus disesuaikan dengan panduan dan sebaiknya tidak digunakan secara asal.  Fungsi Lampu Kendaraan Secara umum, fungsi lampu kendaraan atau lampu sorot sama dengan lampu lainnya, yaitu sebagai sumber penerangan. Namun, pada kendaraan, lampu dipasang khusus untuk menerangi jalanan ketika diperlukan, misalnya saat hari mulai gelap. Saat hari gelap, jarak pandang menjadi semakin terbatas sehingga pengemudi pun bisa kesulitan untuk mengetahui apa saja yang ada di depan, di jalan yang akan dilalui. Saat situasi semacam inilah lampu berperan penting. Selain dapat digunakan untuk menerangi jalan, lampu kendaraan juga memiliki fungsi lain, yaitu untuk memberitahu pengendara lain yang searah maupun berlawanan arah tentang posisi Anda. Dengan adanya...

Jadwal Imunisasi Bayi Umur 6-12 Bulan

Salah satu hal yang harus dilakukan oleh para orang tua yang memiliki bayi adalah melakukan imunisasi secara rutin sesuai dengan anjuran IDAI. Anda bisa mendapatkan jadwal imunisasi bayi   dari dokter anak ataupun melihatnya di website resmi milik IDAI. Imunisasi wajib dilakukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh pada anak sehingga tidak rentan terserang berbagai macam penyakit yang membahayakan. Ada banyak jenis imunisasi yang harus diberikan sesuai dengan umur si bayi. Bagi Anda yang memiliki bayi berumur 6-12 bulan, terdapat tiga imunisasi wajib yang harus diberikan kepada bayi. Imunisasi ini merupakan tahap imunisasi lanjutan yang sebelumnya sudah dilakukan ketika bayi berumur 0-6 bulan. Jadwal imunisasi bayi umur 6-12 bulan yang harus dilakukan pertama kali adalah imunisasi PCV atau pneumokokus. Imunisasi PCV bertujuan agar bayi tidak mudah terinfeksi bakteri pneumokokus yang bisa menyebabkan penyakit radang selaput otak, radang paru, dan juga infeksi darah. Jadwal imu...